Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Perbaikan Beton Bocor | Jangan Salah Pilih !!!

Akhirnya bisa update blog lagi. Kali ini Tahapan ID ingin membahas tentang cara perbaikan beton bocor. Permasalahan ini sangat sering terjadi dan cukup merepotkan. Apalagi saat musim hujan tiba.
 
Sebelum langsung membahas tentang bagaimana cara memperbaiki beton yang bocor, ada baiknya kita mengenali dahulu masalah atau kemungkinan yang menjadi penyebab beton mengalami masalah bocor.

Penyebab Beton Bocor

Cukup penting mengetahui hal ini. Dengan mengetahui penyebabnya, maka kita dapat menentukan cara yang tepat untuk memperbaiki masalah beton bocor.

Berikut ini beberapa hal yang sering menjadi penyebab beton mengalami masalah bocor : 
  1. Beton Keropos 
  2. Beton Retak 
  3. Beton tidak Menggunakan Waterproofing 
  4. Kualitas beton kurang baik 
  5. Beton Rapuh Kemiringan Beton 
Dari beberapa hal diatas, kita dapat menentukan metode perbaikan beton sesuai dengan jenis kerusakannya. Dengan penanganan yang tepat, maka akan mendapatkan hasil yang maksimal. Bangunan bebas bocor. 

Berlaku sebaliknya, jika salah dalam pemilihan cara perbaikan beton, maka akan menjadi masalah yang berkelanjutan. Bahkan bisa setiap tahun harus diperbaiki.

Perbaikan Beton Bocor Sesuai Dengan Jenis Kerusakannya

Perbaikan Beton Bocor










Pada poin sebelumnya, sudah dibahas beberapa jenis kerusakan beton. Untuk mendapatkan solusi yang tepat, Tahapan ID akan bahas secara detail sesuai jenis kerusakannya.

Beton Bocor Karena Keropos

Yang sangat sering terjadi, bangunan mengalami masalah bocor yang disebabkan beton keropos. Pada saat pembangunan, mungkin area keropos tersebut tidak ditangani dengan baik. Sehingga menjadi sumber masalah bocor di kemudian hari.

Saat terjadi masalah bocor, biasanya tukang akan melakukan pengecekan sekaligus mencari sumber masalah yang menjadi penyebabnya.
Jika ditemukan area beton bocor karena keropos, maka dapat dilakukan perbaikan dengan 3 cara. 

Berikut ini beberapa metode yang mungkin dapat dilakukan : 
  1. Injeksi Beton 
  2.  Grouting Beton 
  3. Pemasangan Waterproofing
Injeksi Beton adalah cara perbaikan kerusakan beton dengan cara mengisi celah beton dengan sejumlah material melalui nepel khusus. Ada 3 jenis injeksi beton yaitu injeksi semen, injeksi epoxy dan injeksi polyurethane.
 
Untuk beton keropos, sebaiknya menggunakan injeksi semen untuk mengisi celah beton dengan material yang sejenis sehingga hasilnya lebih maksimal dan tahan lama.

Injeksi beton berjenis polyurethane juga bisa dipakai, namun hasilnya kurang maksimal. Jika diaplikasikan pada beton keropos, sering terjadi bocor kembali.

Grouting merupakan salah satu cara memperbaiki kerusakan beton karena keropos. Apalagi untuk area dengan tingkat keropos parah. Misalnya sampai terlihat besi tulangannya.
 
Dengan metode grouting ini, diharapkan dapat memperbaiki area yang keropos sekaligus mengatasi masalah bocor. Minimal mengurangi atau memperkecil.

Pada area bocor, dapat juga langsung dipasang waterproofing. Tapi cara ini tidak memperbaiki kerusakan struktur beton. Waterproofing hanya menjadi lapisan luar yang melindungi beton agar tidak bersentuhan langsung dengan air.

Metode pemasangan waterproofing ini banyak dilakukan untuk mengatasi dak beton yang bocor. Cara ini cukup efektif jika dilakukan oleh tenaga yang berpengalaman. 

Biasanya, pekerja waterproofing selalu memperbaiki area beton yang lemah dan berpotensi mengalami bocor. Oleh sebab itulah, pemilihan tukang juga mempengaruhi hasil pemasangan waterproofing.

Perbaikan Beton Bocor Karena retak

Pada area beton yang retak akan rentan mengalami masalah bocor saat musim hujan. Air bisa saja meresap melalui retakan walaupun volumenya sedikit. Lama kelamaan air akan meresap dan menembus beton.

Kasus beton bocor disebabkan oleh keretakan ini dapat dilakukan dengan metode injeksi maupun waterproofing. Jenis injeksi yang disarankan adalah injeksi epoxy dan injeksi polyurethane.
 
Dengan injeksi epoxy, material dapat berfungsi sebagai perbaikan struktur beton sekaligus mencegah air masuk kedalam retakan.
Sedangkan injeksi polyurethane tidak memperbaiki struktur beton. Material hanya menghentikan atau menyumbat agar air tidak bisa masuk ke dalam retakan dan mendorong keluar sisa air yang ada dalam retakan beton.

Injeksi Polyurethane ( PU) merupakan cara yang cepat untuk mengatasi masalah bocor. Cara ini sangat cocok digunakan pada proyek yang sedang dikejar schedule.

Selain dengan metode injeksi, bocor pada retakan dapat diperbaiki dengan pemasangan waterproofing yang dikombinasikan dengan perbaikan area retak.
 
Area yang retak dapat diperbaiki dengan cara penambalan retak dengan material epoxy maupun material waterproofing. Sebaiknya konsultasikan dengan tukang waterproofing tentang cara melakukannya agar mendapatkan hasil yang maksimal.

Atau Baca Pada Artikel berikut untuk informasi yang lebih detail tentang perbaikan beton retak :

Bocor Pada Sambungan Beton

Area yang paling sering ditemukan mengalami masalah bocor. Baik itu pada area basement, atap dak ataupun dinding beton. Metode perbaikannya dapat dilakukan dengan cara melakukan injeksi semen ataupun injeksi polyurethane.

Selain memperbaiki bocor pada sambungan, dapat juga dilakukan pencegahan bocor saat sedang melakukan pembangunan. Misalnya dengan memasang waterstop pada setiap sambungan beton.

Untuk memperbaiki beton bocor pada sambungan dapat menggunakan metode injeksi. Sebaiknya pilih injeksi jenis polyurethane karena cukup ampuh untuk mengatasi masalah bocor. 

Jika menginginkan hasil yang maksimal, sebaiknya gunakan tukang yang berpengalaman dalam bidang ini. Tahapan ID bersedia membantu anda. 

Silahkan hubungi nomor admin kami, maka kami akan segera menghubungi anda. Kami tidak memungut biaya untuk konsultasi masalah beton bocor. Kami berikan pelayanan konsultasi gratis untuk pembaca blog Tahapan ID.

Tags : Perbaikan Beton Bocor, cara mengatasi beton bocor, injeksi beton, cara memperbaiki beton rembes, perbaikan dinding beton yang bocor

Posting Komentar untuk "Perbaikan Beton Bocor | Jangan Salah Pilih !!!"