Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Contoh Nepel Injeksi Epoxy

Contoh Nepel Injeksi Epoxy - By : Tahapan.ID

Pada proyek konstruksi, beton sering mengalami kerusakan. Baik yang disebabkan oleh mutu beton yang kurang bagus atau bisa juga karena perawatan atau proses pekerjaan yang tidak sesuai dengan metode.

Jenis kerusakan beton bisa berupa keropos dan retak. Dan untuk memperbaikinya bisa dengan melakukan grouting, patching dan suntik beton. Misalnya dengan metode injeksi epoxy untuk area yang retak.

Tapi kita kali ini tidak akan membahas bagaimana cara memperbaiki kerusakan beton tersebut. Karena sudah postingan tersendiri tentang cara perbaikan kerusakan beton. Dan itu sudah saya buat pada postingan sebelumnya.

Kali ini saya akan membahas salah satu alat utama yang kita gunakan untuk melakukan pekerjaan injeksi epoxy. Yaitu nepel injeksi epoxy. Untuk yang sudah terbiasa melakukan pekerjaan ini, tentu saja nama tersebut sudah tidak asing lagi. Bahkan sudah sangat sering menggunakannya. Berbeda dengan anda yang ingin memakai layanan pekerjaan perbaikan beton. Mungkin sedikit asing mendengarnya.

Apa Itu Nepel Injeksi Epoxy

Dalam pekerjaan injeksi epoxy, kita membutuhkan alat yang dapat menyalurkan material injeksi dari tabung biar bisa masuk ke dalam beton. Dalam hal ini kita menggunakan selang dan nepel Injeksi.

Nepel injeksi adalah sebuah alat yang menghubungkan selang dan beton yang berfungsi untuk mengalirkan cairan epoxy kedalam beton. Nepel injeksi bisa berbahan plastik dan aluminium. Namun yang lebih sering digunakan adalah yang berbahan plastik.

Contoh Nepel Injeksi Epoxy

Seperti yang saya katakan sebelumnya, nepel injeksi terdiri dari dua jenis yaitu berbahan plastik dan aluminium. Keduanya memiliki fungsi yang sama. Namun lebih banyak digunakan nepel yang berbahan plastik.

Dengan harga yang lebih murah dan memiliki fungsi yang sama. Tentu saja nepel plastik lebih sering kita temui. Nepel injeksi epoxy yang berbahan plastik memiliki warna yang beragam, mulai dari kuning, biru, putih dan transparan.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini contoh nepel injeksi epoxy :

Contoh Nepel Injeksi Epoxy

Cara Memasang Nepel Injeksi Epoxy

Ada yang menarik dari penggunaan injeksi epoxy untuk memperbaiki kerusakan beton. Yaitu cara pemasangan nepel itu sendiri. Sangat berbeda dengan injeksi semen ataupun injeksi polyurethane.

Untuk injeksi semen, pemasangan nepel injeksi mengharuskan kita membuat lobang terlebig dahulu kemudian kita masukkan nepel ke beton yang telah kita bobok. Kemudian direkatkan dengan campuran semen dan bahan pengeras. Begitu juga dengan injeksi polyurethane, kita bisa menggunakan bor untuk membuat lobang untuk memasang nepel.

Berbeda dengan pemasangan nepel injeksi epoxy. Kita tidak perlu membuatkan lobang untuk pemasangan nepel. Kita langsung bisa merekatkan nepel langsung pada area retak yang akan kita lakukan pekerjaan injeksi. Nepel kita rekatkan menggunakan lem epoxy khusus. Misalnya nitobond EC atau sikadur 31 CF. 

Sepertinya pekerjaan ini lebih mudah, tapi jangan dianggap enteng. Membutuhkan kesabaran dan keahlian untuk bisa melakukan pekerjaan injeksi epoxy. Kita harus telaten dan menggunakan tekanan angin yang tepat biar material epoxy masuk sempurna ke dalam retakan beton.

Untuk melihat hasil pekerjaan injeksi epoxy, kita bisa melakukan coring beton untuk melihat seberapa dalam material bisa masuk ke dalam beton. 

Saya rasa cukup sampai disini saja dahulu artikel singkat tentang contoh nepel injeksi epoxy. Seperti gambar yang telah saya sajikan sebelumnya, seperti itulah bentuk nepel yang kita pakai untuk melakukan pekerjaan injeksi beton retak.