Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Penyebab Beton Bocor | Kenali Untuk Memperbaikinya


Sebagai pemilik bangunan, tentu saja sangat menghindari masalah bocor karena hal tersebut akan membuat dampak yang buruk. Untuk dapat mengantisipasinya, kita harus memastikan sudah tidak ada masalah yang akan menjadi penyebab beton bocor. Jika masih terdapat tanda, sebaiknya lakukan perbaikan terlebih dahulu.

Tahapan ID sudah merangkum hal-hal yang mungkin dapat menjadi penyebab beton mengalami masalah bocor di kemudian hari. 

Retak Menjadi Penyebab Beton Bocor

Area beton yang mengalami retak akan membuat celah yang dapat dilalui air. Hal inilah yang menjadi penyebab beton menjadi bocor. Oleh sebab itulah, jangan anggap beton retak menjadi hal yang biasa. Kita perlu memperbaikinya.

Cara memperbaiki beton retak sudah dibahas pada artikel yang lain. Silahkan baca melalui artikel berikut : 

Bocor Karena Beton Keropos

Penyebab beton Bocor


Area beton keropos akan menjadi penyebab utama beton bocor karena pada area tersebut terdapat rongga yang dapat dilalui oleh air. Jika perbaikan pada area seperti ini tidak maksimal, maka akan menjadi penyebab bocor di kemudian hari.

Cara perbaikan beton keropos dapat dilakukan dengan metode injeksi, grouting ataupun patching. Ketiga cara ini cocok digunakan untuk mengatasi masalah beton keropos.

Penyebab Beton Bocor Pada Sambungan

Area berikutnya yang sering menjadi beton bocor adalah area sambungan beton. Dalam penyambungan antara beton lama dan baru, pasti menimbulkan resiko mengalami masalah bocor. 

Untuk pencegahannya, dapat menambahkan waterstop saat melakukan pengecoran pada setiap sambungan beton yang beresiko mengalami masalah bocor.

Proses Pengecoran Yang Kurang Maksimal sehingga Bocor

Sangat penting diperhatikan saat persiapan dan pelaksanaan pengecoran. Dalam tahap persiapan, perlu diperhatikan kebersihan lokasi cor. Karena sering ditemukan beton yang mengalami bocor disebabkan adanya kayu atau material lainnya dalam beton. Baik itu bekas potongan kayu dan material lainnya.

Selain kebersihan, yang menjadi penyebab bocor lainnya adalah kurangnya pemadatan atau vibrator saat melakukan pengecoran. 

Sebenarnya, resiko beton bocor dapat dikurangi apabila semua pekerja bertanggung jawab dengan pekerjaanya. 

Penyebab Beton Bocor Pada Area Waterproofing

Dari pengalaman saya saat bekerja di bidang waterproofing, banyak menemukan area bocor padahal sudah dipasang waterproofing. Dari pengalaman ini,, saya rangkum beberapa hal yang menjadi penyebab beton bocor pada area yang sudah terpasang waterproofing. 

Biar bisa dijadikan sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan cara memperbaiki masalah bocor tersebut atau untuk evaluasi saat ingin mengaplikasikan kembali waterproofing pada area tersebut.

Umur Lapisan Waterproofing

Saat memutuskan memakai pelapis anti bocor untuk sebuah bangunan, sebaiknya di pertanyakan kepada pihak penyedia layanan tentang berapa lama kekuatan material yang akan di pakai, garansi yang di dapat dan kelebihan material yang akan dipakai.

Ketahanan material waterproofing akan berkurang seiring umurnya setelah di aplikasi. Material yang sudah lama terpasang bisa menjadi salah satu penyebab terjadinya bocor.

Sebaiknya ganti material waterproofing secara berkala sesuai dengan saran dari pihak aplikator waterproofing. Jangan biarkan bangunan dalam kondisi bocor terlalu lama karena dapat merusak struktur bangunan.

Tidak Memperbaiki Beton Rusak

Saat akan melaksanakan pekerjaan waterproofing, ada perlakuan khusus pada area yang akan di aplikasi. Salah satunya memperbaiki area beton yang keropos ataupun retak. Metode perbaikan pun sangat beragam jenisnya.

Untuk area yang keropos bisa diperbaiki dengan grouting jika kerusakannya dianggap parah dan cukup dengan di patching jika area kerusakan tidak terlalu besar dan dalam.

Adapun pada area beton retak struktur, sebaiknya dilakukan injeksi epoxy untuk merekatkan kembali beton yang retak dan mengisi rongga kosong pada beton retak. Untuk perbaikan beton dengan metode injeksi, sudah saya buatkan artikelnya secara terpisah. 

Perbaikan beton pra aplikasi waterproofing sangat perlu dilakukan agar lapisan waterproofing bisa bekerja maksimal dan lebih awet. Sebagian besar lapisan waterproofing akan cepat rusak atau patah pada area retak ataupun keropos. Jika hal seperti ini terjadi, bisa menjadi sumber masalah bocor sebuah bangunan.

Tidak Ada Champer 

Penutupan sudut pertemuan antara lantai dan dinding ( pembuatan Champer ) merupakan salah satu tahapan dalam persiapan lokasi saat akan di pasang pelapis anti bocor atau waterproof.

Champer berfungsi untuk mencegah patahnya material waterproofing karena terlalu menekuk pada area sudut bangunan. Tahapan ini adalah bagian yang sangat penting untuk dilakukan pada saat akan di aplikasi lapisan anti bocor.

Tidak dibuatkan champer menjadi salah satu penyebab patahnya material waterproofing sehingga menyebabkan masalah bocor di kemudian hari.

Kesalahan Aplikasi Waterproofing

Saat Aplikasi waterproofing sangat diperlukan pengawasan khusus dan memastikan tenaga kerjanya ahli dalam bidang ini. Tidak semua pekerja bangunan mahir melakukan pekerjaan waterproofing.

Sangat disarankan memakai tenaga yang berpengalaman dalam bidang ini untuk mencegah tidak berhasilnya pemasangan lapisan anti bocor.

Untuk anda yang sedang mencari tenaga profesional dalam bidang waterproofing, kami sarankan sebuah perusahaan yang sudah ahli dalam bidang waterproofing. Silahkan hubungi melalui kontak yang telah kami sediakan untuk memberikan solusi waterproofing terbaik untuk bangunan anda.

Salah Pilih Material Waterproofing sehingga Beton Masih Bocor setelah Aplikasi

Waterproofing sebelum memutuskan jenis material waterproof yang akan dipakai pada sebuah bangunan. Jangan sampai salah dalam menentukan jenis pelapis anti bocor sehingga lapisan tidak bekerja dengan maksimal.

Sebagai salah satu contoh pemakaian material yang tidak tepat adalah menggunakan Membrane bakar pada area toilet yang kecil tapi memiliki banyak instalasi pipa. 

Hal ini akan menyulitkan pemasangan Membrane dan beresiko terbakarnya pipa saat sedang aplikasi lembaran waterproof. Sebaiknya gunakan jenis waterproofing coating untuk mempermudahkah aplikasi dan mendapatkan hasil yang maksimal.

Material Waterproofing Rusak

Material waterproofing yang rusak saat aplikasi ataupun rusak karena pemakaian menjadi penyebab beton bocor. Kondisi waterproofing yang sudah rusak memberikan celah untuk air menembus ke dalam beton.

Untuk itu, perlu diperhatikan kualitas waterproofing yang sudah dipasang. Harus dilakukan pengecekan secara berkala, apakah lapisan waterproofing masih bagus atau tidak. 

Jika material sudah banyak yang rusak, sebaiknya lakukan perbaikan atau ganti dengan waterproofing yang baru 

Kerusakan Beton yang parah

Kerusakan pada beton yang parah dapat menyebabkan lapisan waterproofing ikut terkelupas ataupun robek. Hal ini akan menjadi penyebab beton sudah tidak terlindungi lagi dan berakibat bocor.

Cek semua area yang sudah terpasang waterproofing. Apakah ada kerusan atau tidak. Jika ada, sebaiknya lakukan penggantian lapisan waterproofing yang baru sekaligus memperbaiki waterproofung 

Gangguan Alam

Gangguan alam seperti gempa bumi dapat menyebabkan beton menjadi retak dan bahan waterproofing sudah tidak mampu menahan pergerakan beton. Keadaan seperti ini pasti akan merusak lapisan waterproofing dan menyebabkan masalah bocor.

Terima kasih sudah membaca postingan tentang penyebab beton bocor. Semoga memberikan manfaat