Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tips Memilih Alamat Blog Untuk Pemula

Daftar Isi Artikel Tahapan ID [Klik Disni Untuk Melihatnya]

Tips Memilih Alamat Blog
Postingan ini cocok banget untuk yang baru ingin memulai atau baru saja membuat blog dengan platform blogger. Berarti ada kemungkinan untuk mengganti domain menjadi Top Level Domain atau TLD.

Postingan kali ini akan membahas tentang tips memilih alamat blog agar nantinya tidak perlu gonta ganti domain karena merasa tidak cocok atau atau mau nambah topik pembahasan. 

Oh iya, untuk alasan ganti domain blog, sudah saya buatkan postingan tersendiri. Klik saja pada link yang telah saya buat.

Sebelum memutuskan untuk mengganti domain, perlu kamu ketahui juga dampak ganti domain blog dan ini juga sudah saya bahas pada postingan sebelumnya. 

Tips Memilih Alamat Blog Untuk Pemula

Bagi yang membulatkan tekad untuk mengganti domain atau membuat blog baru, ada baiknya membaca postingan ini sampai selesai agar tidak pernah terjadi penggantian alamat blog. 

Jika dalam pemilihan domain terjadi kesalahan, maka akan mengakibatkan tidak nyaman menggunakan domain tersebut. Bisa saja merasa alamat blog yang dipakai tidak cocok dengan niche atau topik yang dibahas karena tiba-tiba kita ingin menambahkan niche menjadi lebih luas. 

Atau bisa jadi tiba-tiba kita ingin membuat blog gado-gado seperti Tahapan ID ini. Hmz……

Pilih Alamat Blog Dengan Nama Brand, Bukan Niche

Mungkin pendapat yang sedikit berbeda dari orang kebanyakan. Biasanya orang akan menyarankan untuk menggunakan keyword untuk menjadi alamat blog. Tujuannya agar domain menjadi ada unsur SEOnya. Saran yang sangat bagus.

Namun, sebelum memutuskan untuk membuat domain yang mengandung keyword sebaiknya kamu pastikan dahulu kepada diri sendiri. Apakah pasti blog tersebut hanya akan membahas satu niche saja. Dan jika iya, tidak masalah memasukkan unsur keyword dalam domain. 

Jika belum yakin membahas hanya satu topik, sebaiknya pilih alamat blog yang mengandung Brand saja. Misalnya Nama diri sendiri, keluarga atau brand yang ingin kamu bangun.

Soal domain yang mengandung keyword, saya sendiri memiliki pengalaman tentang hal ini. Saat membuat blog dan memilih domain, saya sudah sangat yakin untuk membahas satu topik. Yaitu tentang ojek online. 

Karena saat itu saya juga berprofesi sebagai driver online. Maka saya putuskan untuk membeli domain dengan alamat www.blogdriveronline.com.

Alamat blog yang penuh dengan keyword, karena saya berpatokan untuk menambahkan unsur kata kunci yang ingin saya bahas. Nama tersebut saya pertimbangan hanya akan membahas seputar dunia ojek online, paling melenceng juga akan membahas tentang blog. Dan saya akan usahakan untuk membahas hanya tentang ojek online saja.

Berjalan hampir satu tahun, saya berhenti menjadi ojol. Dan mulai kehabisan topik untuk dibahas. Akhirnya terpaksa saya tambahkan niche baru tentang blog. Tidak masalah, karena sudah saya optimasi alamat blognya dengan memasukkan unsur kata kunci juga.

Hanya beberapa postingan membahas tentang blog, akhirnya saya menyerah. Ternyata tutorial blog merupakan niche yang sulit untuk bersaing. Apalagi saya masih baru dalam dunia blogging. Artikel sangat sulit untuk di ranking. 

Rasanya kurang puas jika membuat postingan tetapi tidak ada yang membaca karena posisi artikel berada dihalaman belakang Google.

Saya nambah membuat niche baru aja, tentang pekerjaan yang saya jalani. Lebih mudah untuk mencari ide tulisan karena berkutit dengan bidang tersebut setiap hari. Dan muncul masalah baru, rasanya alamat blog terlihat sangat mencolok dan berbeda jauh dengan topik yang dibahas. 

Disinilah muncul ide untuk mengganti domain. Kan sayang banget sama domain yang sudah lumayan lama kita gunakan. 

Belajar dari pengalaman diatas, akhirnya saya membeli lagi domain baru yang lebih umum pembahasannya. Jadi saya bisa menulis apa saja tidak terkekang dengan domain yang cenderung membahas satu niche.

Sebenarnya tidak ada yang salah dan tidak ada juga larangan untuk membuat alamat blog harus sesuai dengan topik yang dibahas. Cuma saya merasa kurang nyaman saja. AKhirnya, jadilah saya merubah domain menjadi www.tahapan.id

Pilih Alamat Blog Yang Singkat 

Domain awal blog ini terdiri dari tiga suku kata. Niatnya agar bisa menyisipkan banyak keyword. Jadilah domain yang panjang karena terlalu berhasrat untuk menyisipkan kata kunci. Walau tidak ada yang salah, tapi rasanya kok kurang nyaman.

Untuk itulah saya menyarankan agar memilih alamat blog yang singkat saja. Jadi lebih mudah untuk diingat. Dan lebih mudah saat harus mengetik domain. Terlihat sederhana, tapi yakinlah bahwa alamat blog yang panjang akan menimbulkan banyak pertanyaan dari orang pernah berkunjung ke blog kita. Biasanya teman yang suka iseng nanya kenapa domainnya panjang banget.

Bodo amat…. Tapi lama-lama kok risih juga ya HA HA HA

Pakai Alamat Blog Yang Mudah Diucapkan

Penting ga penting, tapi menurut saya ini sangat penting. Karena domain yang mudah untuk diucapkan akan dengan mudah untuk pembaca mengenalnya bahkan mengingatnya. Bayangkan jika blog kamu sangat susah untuk diucapkan, akan membuat orang yang ingin memperkenalkan blog kamu ke orang lain jadi salah ucap. 

Sehingga orang salah ketik saat mencari blog kita di internet. Kan sayang banget, harusnya mereka mengunjungi blog kamu dan mereka ga tau nyasar ke website orang lain.

Alamat blog yang susah dieja juga terlihat kurang profesional. Saya sendiri berpikir dua kali untuk mengunjunginya. Jangan-jangan web tersebut berisi banyak virus atau hanya blog bodong yang ga jelas. Dan lagi-lagi kita kehilangan calon pengunjung cuma karena alamat blog yang kita buat semaunya.

Jangan Menggunakan Domain Berunsur Pelanggaran Google

Saat membuat blog, tentu kita berharap apa yang kita tulis dapat dibaca banyak orang. Dan salah satu sumber trafik yang paling diinginkan adalah pengunjung yang datang dari mesin pencari.

Jangan sampai postingan kita sulit untuk di index cuma karena menggunakan alamat blog yang tidak baik misalnya mengandung kata-kata tidak pantas, misalnya pelecehan suku, perjudian dan jenis pelanggaran lainnya.

Sama seperti kita memberikan nama anak, begitu juga dengan pemilihan alamat blog. Kalau bisa domain blog sesuai dengan harapan kita. Lihat kompas, nama yang singkat, mudah diingat dan tentu saja nama itu mengandung makna tersendiri. 

Kamu tau kompas kan ? Kompas digunakan sebagai alat untuk penunjuk arah. Nah nama situs tersebut menginginkan website mereka menjadi petunjuk arah untuk penjelajah dunia internet. Ini hanya contoh ya…

Sama seperti nama domain Tahapan ID. Harapan saya, semoga saja blog ini bisa menjadi website tutorial yang besar dan memberikan panduan dengan detail, yaitu tahap demi tahap yang mudah dipahami pengunjung sehingga banyak orang yang mendapatkan manfaat dari postingan yang saya buat.

Kalau bisa, Gunakan Alamat Blog Yang Unik 

Kadang sudah susah-susah memikirkan domain blog yang tepat. Saat sudah menemukan alamat blog yang pas, ternyata sudah ada yang menggunakannya. Untuk itulah, kita perlu menggunakan nama yang unik agar tidak memiliki banyak kesamaan dengan website lain.

Saya juga kadang merasa kesulitan untuk menemukan kata yang tepat dan bermakna untuk alamat blog. Kebanyakan nama yang kita inginkan sudah digunakan orang lain. Saya biasanya menggunakan sinonim dari kata.

Bisa menggunakan tools yang banyak bertebaran di internet untuk mendapatkan banyak sinonim dari sebuah kata. Siapa tau menemukan alamat blog yang pas untuk kita gunakan.

Saya juga mengandalkan perasaan untuk memilih alamat blog. Saya bayangkan saja apakah nama tersebut pantas atau tidak untuk kita gunakan.

Pilih Tempat Beli Domain Terpercaya

Perilaku manusia pada umumnya. Tentu saja akan memilih tempat membeli sesuatu di tempat yang bisa dipercaya. Tujuannya tidak lain ingin mendapatkan kualitas barang yang bagus dan pelayanan yang baik.

Begitu juga saat ingin membeli alamat blog. Pilih penyedia domain yang sudah terpercaya. Selain itu, cari juga informasi tentang pelayanannya. Apakah CSnya mudah merespons dan memberikan solusi, atau bisa jadi CS mereka judes bahkan ada yang hanya menjawab pertanyaan sekenanya tanpa memberikan solusi.

Untuk mengetahui kualitas layanan penyedia domain, kita bisa mencari informasi di google, media sosial, teman, blogger atau pemakai layanan domain. 

Seperti blog Tahapan ID ini, saya menggunakan niagahoster karena pelayanan mereka cukup bagus. Terutama saat kita menemukan masalah dengan domain yang kita pakai. Kita bisa meminta bantuan CS niagahoster. Selama ini masih ok sih… 

Jangan Menggunakan Domain Bekas

Namanya juga barang bekas, sebagian besar sudah tidak bagus lagi. Walau tidak semua barang bekas itu jelek. Ada juga yang masih bagus, tapi kita harus pintar untuk memilihnya. Begitu juga dengan alamat blog. Jangan sampai salah pilih menggunakan domain bekas dan sudah tidak bagus lagi.

Misalnya bekas situs yang melakukan banyak pelanggaran. Tentu saja domain seperti ini sangat merugikan. Kita bisa menggunakan tools untuk melakukan pengecekan. Silahkan kunjungin https://whois.domaintools.com untuk melihat apakah domain pilihan kamu sudah pernah dipakai.

Caranya mudah kok, pada halaman home, kamu masukkan domain yang ingin kamu gunakan kemudian pilih Search. Nanti akan muncul data penggunaan domain tersebut. Apakah pernah digunakan atau tidak. Disana juga bisa melihat riwayatnya.

Kalau saya cuma itu saja sebagai acuan untuk memilih alamat blog. Jika masih ada kriteria lain sesuai dengan standar tersendiri, boleh juga untuk ditambahkan pada kolom komentar untuk melengkapi isi postingan ini.


Posting Komentar untuk "Tips Memilih Alamat Blog Untuk Pemula"