Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Menulis Artikel Blog Biar Mendapat Banyak Pengunjung | Trafik Melimpah

Daftar Isi Artikel Tahapan ID [Klik Disni Untuk Melihatnya]
cara-menulis-artikel-blog

Saat kita menulis artikel blog, tentu saja kita ingin agar tulisan tersebut populer dan banyak orang yang membacanya. Apalagi jika ingin menghasilkan uang melalui blog. Banyaknya jumlah orang yang membaca tulisan yang kita buat akan mempengaruhi uang yang kita dapatkan. Baik itu yang berjualan produk ataupun memasang iklan adsense.

Untuk Mendapatkan trafik blog, kita harus mampu menyajikan konten yang bermanfaat. Tapi tidak cukup sampai disini saja. Bukan hanya bermanfaat, tapi kita harus bisa mengoptimasi artikel blog yang kita buat agar bisa mendapatkan peringkat di SERP.

Untuk itulah, Tahapan ID membuat postingan ini yang akan membahas cara menulis artikel blog agar mendapatkan trafik dan membantu membangun blog agar semakin populer. Artikel ini cukup panjang, karena tahapan ID akan membahasnya sedetail mungkin.

Cara Menulis Artikel Blog

Saat membuat sebuah tulisan, ada kaidah dan poin yang harus diperhatikan. Bukan hanya isi artikel saja, perhatikan juga hal-hal yang bisa mendukung saat membuat artikel. Dan menurut saya ini sangat penting. Berikut ini poin yang perlu kita perhatikan saat menulis artikel blog :
  1. Jelas, langsung kepada pokok permasalahan, tidak berbelit-belit.Jangan terlalu banyak menggunakan bahasa yang berbunga-bunga sehingga mengaburkan tujuan yang sebenarnya.
  2. Mudah dimengerti. Jika menggunakan bahasa asing atau bahasa teknis berilah artinya dalam kurung. Karena pengunjung blog kita tidak akan memiliki jenis pengetahuan yang sama. Kadang tulisan dalam bahasa indonesia aja masih banyak yang kurang paham karena susunan kalimat yang berbeda.
  3. Singkat. Tak Jarang Pengunjung hanya memiliki waktu terbatas untuk membaca tulisan kita secara keseluruhan. Untuk itulah, kita kadang harus bisa menulis dengan lengkap namun tidak terlalu panjang. Hal seperti ini merupakan tantangan tersendiri.
  4. Sederhana. Banyak penulis menggunakan bahasa dan kalimat yang sulit dimengerti oleh pembacanya. Mereka sebenarnya hanya ingin menciptakan kesan dan bukan ingin memberikan penjelasan tentang suatu hal.

Lakukan Riset Sebelum Menulis Artikel Blog

Saat ingin menulis artikel, saya biasanya menentukan keyword terlebih dahulu. Saya lebih memilih kata kunci dengan persaingan rendah. Disesuaikan dengan kemampuan saya menulis artikel. Jika dipaksakan menulis Keyword dengan persaingan tinggi juga percuma. Artikel tidak akan bisa bersaing.

Saya mencari keyword hanya menggunakan google keyword planner. Jika sudah mendapatkannya, maka saya akan mengecek berapa banyak blog yang menulis tentang keyword tersebut. 

Untuk cara menggunakan google keyword planner, saya rasa tidak usah dibahas. Tapi, jika ada yang belum mengetahui cara menggunakannya, bisa baca DISINI.

Kalau untuk mengecek blog apa saja yang sudah menulis keyword yang dibidik, saya biasanya cuma menggunakan “allintitle” aja. Caranya cukup mudah, tinggal ketik saja di pencarian google dengan “allintitle:Keyword” kemudian enter atau cari.

Contohnya : Kita menggunakan keyword “makanan Lezat”, maka cukup tulis “allintitle:makanan lezat” kemudian enter. (Penulisan tanpa tanda petik). Setelah menekan enter, kita akan menemukan banyak blog atau website yang telah menulis artikel sesuai dengan keyword yang kita bidik.

Biasanya saya cuma akan membuka blog yang ada di peringkat satu dan dua sebagai patokan menulis. Saya akan melihat seberapa lengkap pembahasan mereka. Karena kita akan berusaha untuk berada pada posisi tersebut. Jadi kita harus menulis artikel blog kita lebih lengkap dari mereka. Agar kita bisa bersaing.

Selain melakukan riset kecil-kecilan tentang keyword, biasanya saya juga mengumpulkan informasi tambahan yang mungkin bisa mendukung artikel blog yang akan kita buat. Catat semua info tersebut untuk melengkapi tulisan yang nantinya kita buat.

Walau keyword yang kita bidik memiliki persaingan yang rendah, bukan berarti bisa menulis artikel semaunya saja. Tetap harus menyajikan informasi selengkap mungkin. Bagaimana cara menulis artikel blog yang lengkap ? Lanjut ke poin selanjutnya.

Buat Kerangka Untuk Menulis Artikel Blog

Setelah mendapatkan keyword yang akan dibidik. Langkah selanjutnya adalah mengembangkan keyword tersebut menjadi sebuah kerangka artikel. Kalau kita sekolah dulu, sering banget di suruh membuat kerangka karangan oleh guru bahasa indonesia.

Buat saja seperti kita membuat kerangka karangan waktu SMP. Masukkan keyword utama dan keyword pendukungnya kedalam kerangka tersebut. Buat sebanyak mungkin agar nantinya bisa menghasilkan tulisan yang lengkap. 

Masukkan juga informasi yang telah kita kumpulkan sebelumnya ke dalam kerangka artikel. Tulis saja yang banyak terlebih dahulu. Nanti setelah selesai menulis secara utuh menjadi sebuah artikel, baru kita sortir lagi dan lakukan perbaikan.

Buat Gambar Pendukung Tulisan Blog

Setelah selesai membuat kerangka artikel, kita sudah bisa membayangkan isi dari tulisan yang akan kita buat. Biasanya saya tidak langsung menulis. Tapi saya akan membuat gambar pendukung terlebih dahulu.

Lumayanlah, setelah berpikir keras membuat kerangka tulisan, saatnya bersenang-senang dengan membuat gambar pendukung. Kita bisa berkreasi membuat gambar artikel. Atau hanya mengedit sedikit gambar yang kita ambil dari internet.

Saya cuma menggunakan canva versi free untuk mengedit gambar. Namanya juga masih belajar, hasilnya masih seperti itu-itu saja. 

Setelah gambar selesai, jangan lupa untuk perkecil ukurannya (kompres) lalu ganti nama filenya dengan keyword yang dibidik. Terlihat sepele, tapi ini penting. Karena nama file akan terbaca oleh google. Lumayan untuk memasukkan keyword ke dalamnya.

Mulai Menulis Artikel Blog

Setelah selesai membuat gambar untuk artikel blog, kita lanjutkan dengan menulis artikel. Karena sebelumnya telah membuat kerangka artikel, tentu proses ini tidak akan sulit lagi. Kita hanya berkreasi mengembangkan kerangka yang telah dibuat.

Meletakkan Keyword Pada Pada Paragraf awal 

Ayo mulai menulis dan tuangkan semua apa yang dalam kepala. Langkah awal menulis artikel, saya akan berusaha menyisipkan keyword pada paragraf awal. Sebisa mungkin pada 100 kata pertama.

Jika memungkinkan, sisipkan juga keyword pendukung lainnya. Buat senatural mungkin. Jangan dipaksakan. 

Penerapan H1, H2 dan seterusnya

menulis-artikel-blog

Sebenarnya tahapan ini saya lakukan saat membuat kerangka tulisan. Sudah saya buat dengan menyisipkan keyword. Tapi tidak ada salahnya diperhatikan kembali. Apa mungkin keywordnya ditambah atau malah harus dikurangi karena terlalu banyak.

Pada prinsipnya, saya membuat H2, H3 dan selanjutnya dengan menyisipkan keyword utama. Minimal menyisipkan kata yang memiliki hubungan dengan keyword utama. Lihat saja artikel yang kamu baca ini, sebagian besar sub headingnya adalah keyword utama. 

Optimasi Gambar 

Setelah selesai menulis dan sudah dilakukan pengecekan ulang. Selanjutnya memasukkan tulisan tersebut kedalam blog. Karena saya menulis di word, biasanya saya copy semua tulisan kemudian pastekan ke notepad untuk menghilangkan kode atau script yang mungkin terbawa dari word. Misalnya garis tebal, miring dan sub heading akan terbawa ke blog jika tidak dimasukan ke notepad dulu.

Setelah semua tulisan sudah ada di blog, selanjutnya memasukkan gambar pendukung artikel. Pada tahap ini, masukkan juga keyword kedalam alt text gambar. Udah pahamlah ya untuk yang satu ini. Jadi tidak perlu dibahas secara detail.

Buat Meta Tag Artikel

Selain gambar, buat juga meta tag artikel. Jangan lupa sertakan juga keyword utama di dalamnya. Udah tau kan meta tag artikel yang mana ?

Meta tag adalah tulisan yang muncul dibawah judul artikel saat kita mencari sesuatu di google. Buat meta tag dengan menyertakan keyword utama dan mengundang klik. Karena tulisan ini akan muncul saat seseorang menemukan artikel kita. 

Penampakannya seperti ini :
cara-menulis-artikel-blog


Masukkan Keyword Utama Dalam Link Artikel

Sebelum memutuskan untuk publish artikel, ada baiknya cek permalink terlebih dahulu. Apakah sudah mengandung keyword utama atau belum. Jika belum, edit lagi sebelum publish.

Membuat Judul Yang Menarik Atau Mengundang Klik

Oh iya, Tentu kita harus membuat judul artikel menggunakan keyword utama. Sebisa mungkin keyword berada di depan. Gunakan juda kata pendukung yang mungkin mengundang rasa penasaran biar artikel mendapatkan klik.

Kalau saya tidak terlalu memikirkan tentang judul. Yang penting mengandung keyword dan sesuai dengan isi artikelnya. Saya juga merasa kesulitan menerapkan pembuatan judul. Kadang sampai beberapa kali mengganti judul sebelum menerbitkan artikel.

Permalink Antar Artikel blog

Hampir selesai membuat satu artikel yang utuh. Rasanya kurang lengkap jika artikel tidak kita berikan permalink menuju artikel lainnya. Misalnya artikel yang mendukung atau ada hubungannya dengan tulisan yang kita buat.

Minimal ada satu link yang mengarah ke artikel lain dalam satu blog. Penting untuk pembaca sekedar untuk referensi bacaan dan bagus juga untuk mesin pencari.

Cek Kembali Artikel Blog Sebelum Publish

Jika semua tahapan sudah selesai dilakukan dan artikel sudah menjadi satu kesatuan yang utuh, jangan langsung buru-buru untuk menerbitkannya. Sebaiknya baca ulang dari awal. Cek lagi kesalahan ketik atau bisa menambahkan kata kunci pada bagian tertentu.

Kalau kebiasaan saya, setelah semua selesai saya akan tinggalkan tulisan dan saya biarkan di draft terlebih dahulu. Tinggal ngopi, tidur atau istirahat aja dulu. Setelah otak fresh kembali, baru lakukan pengecekan ulang. Biasanya ada saja yang perlu diperbaiki. 

Kalau sudah yakin, langsung publish aja ga apa-apa. Karena memang paling malas kalau harus mengecek ulang semua tulisan. Apalagi kalau artikelnya panjang, rasanya berat banget untuk mengeceknya.

Tips Menulis Artikel Blog

Sebagai bonus, saya ingin berbagi sedikit cerita. Ini tentang usaha saya untuk menghasilkan uang dari tulisan. Dan ternyata saya belum bisa melakukannya dengan baik. Masih harus masih banyak belajar. 

Bagi yang ingin memberikan masukan, silahkan maut di kolom komentar ya. Dari hasil pengalam saya tersebut, maka saya ambil beberapa kesimpulan tentang menulis artikel blog. Ambil yang bermanfaatnya saja dan acuhkan jika tidak berguna.

Kualitas artikel lebih penting Dari Kuantitas

Seperti apa sih mas tulisan yang berkualitas itu ? 

Saya tipe orang simple dan tidak mau ribet. Menjawab pertanyaan di atas, tulisan yang berkualitas itu adalah tulisan yang memberikan manfaatkan dan lengkap. Sehingga kita tidak perlu mencari artikel lain lagi. Cukup membaca satu artikel saja, semua informasi yang kita butuhkan sudah terpenuhi. Ini dari segi artikel tentang informasi dan tutorial.

Kalau artikelnya yang dibuat untuk menghibur, tentu saja artikel tersebut harus bisa membuat kita tersenyum atau merasa senang saat membacanya. Sebaliknya, jika artikel tentang yang sedih-sedih, mungkin kita akan terbawa suasana. 

Jika salah satu poin diatas terpenuhi, menurut saya tulisan tersebut sudah cukup berkualitas. Sesuai dengan tujuan penulisan.

Balik lagi ke pembahasan, kualitas lebih penting dari kuantitas. Dan menurut saya, ini sangat benar. Karena percuma saja membuat artikel yang banyak tapi tidak bermanfaat.

Cerita sedikit lagi. HE HE HE
Untuk membangun blog ini dan berharap bisa mendapatkan uang, saya coba membeli tulisan ke sebuah web yang memang menyediakan jasa penulisan artikel. Saya memesan satu artikel 4.000 kata sekaligus memesan artikel 600 kata untuk sebulan penuh. Berarti 30 artikel untuk yang 600 kata.

Alasan pemesanan ini adalah untuk meningkatkan pengunjung sekaligus belajar menulis. Ingin tau tulisan yang bagus seperti apa. Mungkin selama ini saya salah cara menulis artikel.  Siapa tau bisa meniru tulisan yang saya beli.

Karena niatnya seperti itu, saya pilih topik yang sudah lumayan dikuasai. Seputar pekerjaan yang sudah lama saya lakukan. Jadi sekalian bisa membedakan cara penulisan yang saya lakukan dengan buatan mereka yang memang sudah berprofesi sebagai penulis.

Dari 31 artikel yang saya pesan, sengaja tidak saya edit. Malah saya undang mereka jadi penulis, biar nanti saya tinggal publish aja artikel yang telah mereka muat. Dan bagaimana hasilnya ? 

Sampai sekarang tulisan tersebut hanya menjadi pelengkap blog tanpa menghasilkan trafik sama sekali. Padahal ke 31 Artikel tersebut saling berhubungan semua. Seharusnya adalah beberapa artikel yang bisa menduduki halaman satu. Tapi ini zonk sama sekali.

Dan sampai sekarang udah hampir satu tahun belum ada perubahan. Ada beberapa artikel yang mulai naik setelah saya edit sendiri. Dari sinilah, saya menganggap kualitas ternyata lebih penting dari kuantitas.

“Lah mas, bukannya itu tulisannya pesan. Harusnya lebih bagus dong…..”
Disini baru saya pelajari perlahan. Kenapa tulisan mereka tidak ada yang merangking. Ternyata emang tulisannya cuma memasukkan keyword dan enak di baca doang. Hampir tidak ada isinya. Karena saya berpengalaman dalam bidang tersebut, jadi setidaknya saya mengerti. Apa yang seharusnya mereka bahas.

Saat memesan tulisan, saya sudah berniat untuk memesan terus tulisan sampai 3 bulan kedepannya. Tapi setelah mereka mengirim beberapa tulisan, saya mengurungkan niat dan membiarkan mereka menyelesaikan tugasnya. Lebih baik nulis sendiri aja, walau kurang bagus. Minimal saya bisa memasukkan poin yang seharusnya ada pada tulisan tersebut.

Mengedit Artikel Blog Itu Penting

Untuk ukuran saya yang menulis sendiri (kecuali 31 artikel yang saya ceritakan di atas), tulisan di blog Tahapan ID ini sudah lumayan banyak. Ada sekitar 250an. Dan sekarang sudah tinggal 200an lagi. 

Kenapa berkurang ?
Awalnya saya fokus menulis dan mengutamakan kuantitas. Dan akhirnya sadar bahwa kuantitas tidak ada artinya tanpa kualitas. Jadi, saat ini saya sudah jarang membuat artikel baru, kecuali emang ada ide yang muncul sendiri.

Saya fokus memperbaiki tulisan yang sudah publish. Dan ternyata ini tidak mudah. Rasanya malas banget untuk mengedit-edit postingan. Saya cenderung lebih memilih menulis ulang setiap artikel yang ingin saya perbaiki.

Maklum tulisan sebelumnya sangat acak-acakan. Salah ketik dimana-mana dan ya begitulah. Kadang merasa malu membaca tulisan sendiri. Untuk itulah lebih baik mengetik ulang dari awal, paling saya ambil poin-poin tertentu saja.

Untuk kesehatan blog, ini sangat bagus. Tidak perlu pusing memikirkan ide tulisan. Cukup memperbaiki yang sudah ada. Dan blog akan terlihat selalu update di mata google. Karena setiap hari ada perbaikan ataupun penambahan.

Google menyukai blog yang selalu update. Dan bukan berarti kita harus membuat artikel setiap hari. Cukup melakukan perbaikan artikel, menambah isi, memperbaiki salah ketik, menambahkan gambar atau menambahkan link antar artikel. Itu semua sudah termasuk update blog tanpa harus pusing memaksakan diri mencari ide tulisan.

Menulis Artikel Blog Bukan Suatu Beban

Yang terakhir. Soalnya postingan ini sudah sangat panjang. 
Saat memiliki keinginan untuk menghasilkan uang dari blog, berarti saat itu juga kita harus belajar menulis. Karena blog akan bisa mengdapatkan uang jika kita memiliki banyak tulisan yang bermanfaat. Untuk itulah, Kita harus belajar.

Bukan hanya belajar menulis saja, tapi kita harus bisa menyukainya. Karena dengan suka menulis akan membuat kita merasa senang untuk membuat artikel. Dan tentu saja kita akan mendapatkan banyak tulisan untuk mengisi blog. 

Terima kasih sudah membaca artikel tentang cara menulis artikel blog ini, saya mohon maaf jika masih banyak menemukan kata yang salah ketik ataupun bahasa yang kurang berkenan. Namanya juga masih dalam tahap belajar.

Posting Komentar untuk "Cara Menulis Artikel Blog Biar Mendapat Banyak Pengunjung | Trafik Melimpah"