Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Dampak Ganti Domain Blog | Sampai Sedih Lihat Blog Sendiri

Daftar Isi Artikel Tahapan ID [Klik Disni Untuk Melihatnya]

Dampak Ganti domain blog

Kadang ngeblog menemukan berbagai pengalaman tersendiri. Dan baru-baru ini saya mengganti salah satu domain atau alamat blog saya. Alasannya karena alamat blog tersebut terlalu spesifik terhadap niche blog yang saya kelola. Untuk tidak membatasi niche artikel, maka saya memutuskan untuk mengganti domain blog.  

Baca juga alasan ganti domain blog. Mungkin hal-hal tersebut terpaksa membeli alamat blog baru.

Belajar dari pengalaman ini, saya pernah membuat postingan tentang tips memilih alamat blog agar selalu awet dan nyaman menggunakannya. Bolehlah sobat meluncur kesana untuk membacanya. 

Sekarang kita kembali ke topik....

Dan….. Taram… Saya berhasil menggantinya dengan domain baru. Setelah penggantian domain ini, ada beberapa hal yang membuat saya sedikit miris. 

Awalnya saya sudah siap menerima semua resiko yang pernah saya baca. Bukan menyesal sih, tapi sedikit miris aja melihat kondisi blog tersebut. Dan berikut ini yang saya alami setelah ganti domain blog.

Pengunjung Blog Turun Drastis Saat Ganti Domain 

Kalau dibilang sedih, mungkin terlalu lebay. Tapi ini beneran terjadi. Pengunjung blog hampir menyentuh angka nol. Dan ini sangat bombastis. Sebagai pemilik blog, tentu hal ini bisa saja menurunkan semangat untuk menulis artikel blog.

Tapi jangan putus asa, dimana ada kemaun. Maka disitu akan ada jalan. Walau semangat sedikit berkurang, saya tetap harus membuat tulisan agar blog kembali normal. Sepertinya cuma ini jalan yang harus saya tempuh. Cie…. Jadi melow banget.

Melihat apa yang saya alami, sebaiknya sobat berpikir ulang jika mulai timbul perasaan untuk mengganti alamat blog

Untuk pergantian alamat blog dari blogspot menjadi domain TLD, tidak terlalu terasa penyusutan jumlah pengunjung blognya. Dan posisi artikel pada pencarian google tidak langsung hilang. Pengunjung langsung bisa kita alihkan ke domain yang baru.

Berbeda dengan yang saya alami. Saya mengganti alamat blog dengan domain TLD menjadi domain baru yang juga TLD. 

Dan karena ketidak tahuan saya, saat setelah berhasil ganti domain, saya menghapus semua link artikel pada webmaster untuk domain sebelumnya. 

Maka secara otomatis semua artikel yang sudah berada di halaman satu google langsung hilang semua. Sementara artikel pada domain baru tidak mudah untuk menduduki peringkat yang sama sebelumnya.

Untuk menghindari hal seperti ini, sangat penting untuk memilih domain yang pas saat membuat blog. Jangan sampai ditengah jalan berpikir untuk menggantinya.

Peringkat Artikel Anjlok Ganti Domain Blog

Seperti sudah saya singgung pada poin sebelumnya, semua artikel saya di reset dari awal Sehingga tidak satupun artikel yang bisa mendatangkan pengunjung yang sama dengan domain sebelumnya.

Hari kedua ganti domain, tidak ada satupun artikel saya yang ada di halaman satu. Boro-boro mau peringkat satu. Halaman satu saja tidak ada. Beruntung pada hari ketiga, artikel ada yang masuk di halaman satu walau untuk keyword yang tingkat persaingannya sangat rendah. Tapi tak apalah, lumayan. Bisa mendatangkan trafik organik walau tidak banyak.

Ganti Domain Blog Menghilangkan Semua Backlink

Bukan saja pengunjung blog. Backlink semuanya sirna dan hilang. Yang tadi kita kumpulkan satu persatu dan kadang malah harus bekerja keras untuk mendapatkan backlink, hanya dengan hitungan detik, semua usaha dan kerja keras hilang tanpa bekas. Ini salah satu dampak ganti domain blog yang saya rasakan.

Tapi, dibalik itu semua. Ada untungnya juga saya ganti domain blog. Salah satunya adalah menghilangkan backlink jahat yang banyak mengarah ke blog saya tersebut. Awalnya memang sudah saya blokir sebagian backlink yang ga jelas tersebut, tapi kan membutuhkan proses dan memakan waktu. 

Dengan mengganti domain blog, semua backlink jahat yang entah dibuat oleh orang yang tidak bertanggung jawab tersebut langsung hilang semua.

Dan perlu diketahui, banyak backlink jahat mengarah ke blog kita jika artikel kita mulai banyak di halaman satu google. Mungkin dibuat oleh kompetitor blog atau orang yang tidak menyukai blog kita. 

Jika mulai banyak trafik blog dari situs yang tidak jelas, maka kita harus hati-hati dan sering cek semua link yang mengarah ke blog kita. Biasanya backlink seperti ini sengaja dibuat untuk menurunkan peringkat artikel kita. Terlihat aneh, tapi inilah kenyataan dalam dunia blogger.

Dan semoga orang yang suka bermain curang seperti ini segera bertobat dan menyadari bahwa tidak ada untungnya bermain curang seperti ini. Tidak ada yang bisa menjamin dengan menjatuhkan lawan terus blog kita akan naik kemudian masuk page one. Jatuh satu, puluhan blog lain yang tumbuh dan akan menjadi saingan anda. Jika ingin bertahan, terus belajar untuk meningkatkan kualitas blog.

DA/PA Mulai Dari Nol

Bagi yang terobsesi dengan DA/PA blog, jangan pernah ganti domain blog. Karena hal ini dapat menyebabkan DA/PA blog sobat menjadi nol kembali. Seperti yang saya alami.

Dan sangat saya akui, dengan DA/PA blog nol lumayan merepotkan. Biasanya dengan artikel 700 kata bisa muncul dihalaman satu google untuk keyword persaingan rendah. Sekarang, 1000 kata saja belum bisa muncul di halaman dua. HU HU HU 

Entah kebetulan atau memang seperti itu, saya juga kurang paham betul tentang SEO. Jadi ini jangan dijadikan patokan ya, saya cuma sekedar curhat atas apa yang saya alami. Hikz….

Banyak Link Mati

Yang paling melatih kesabaran adalah poin ini. Dan untungnya artikel saya masih lumayan sedikit, masih sekitar 180 an. Jadi masih saya kerjakan dengan sabar satu persatu.

Saat memutuskan untuk ganti domain blog, maka pastikan juga bahwa sobat sudah siap untuk bekerja sedikit keras untuk mengganti setiap link satu persatu. Kebayang jika blog yang ganti domain sudah memiliki ribuan artikel. Tentu ini sangat melelahkan.

Untuk tahapan.ID, saya hampir menghapus semua link antar artikel dan membuatnya ulang. Walau harus pelan-pelan, saya tetap melakukan penggantian link. Lumayan memakan waktu. Tapi sudah menjadi resiko yang harus saya hadapi karena berani mengganti domain blog.  Dan ini sudah saya pertimbangkan sebelumnya.

Harus Index Ulang Di Webmaster

Selamat datang blog baru. Langkah awal setelah ganti domain blog, hal pertama saya lakukan adalah membuat sitemap dan melakukan pengindeksan kembali di webmaster. Dan ini tidak terlalu repot, karena saya cuma mendaftarkan ulang sitemap yang baru.

Walau tidak terlalu merepotkan, proses pengindexan dari webmaster ini yang cukup melelahkan. Pada hari kedua, blog Tahapan.ID baru mulai banyak artikel yang terindex. 

Entah benar atau salah. Saya juga menghapus semua link yang berada pada domain sebelumnya. Tujuannya adalah agar artikel saya tidak terindex sebagai duplikat konten. Resikonya ya itu tadi, semua artikel yang ada pada domain sebelumnya langsung hilang semua dari halaman pencarian google.

Setelah sekian banyak menghabiskan waktu untuk proses ganti domain blog. Ada dampak positifnya. Saya merasa lega dan puas dengan domain baru ini. Dan sudah tidak risih lagi jika harus menulis artikel dengan niche yang baru. Karena alamat blog ini sudah tidak menggunakan niche khusus seperti sebelumnya.

Selain kepuasan, blog dengan domain baru ini menjadi bersih dari backlink jahat. Dan Saya dapat memonitor semua backlink yang masuk ke blog ini, Karena memang backlinknya masih nol besar. Semoga kedepannya blog ini menjadi lebih baik lagi dan terhindar dari tangan-tangan jahil.

Dengan domain blog yang baru ini, saya berharap Tahapan.ID dapat berkembang dan menjadi salah satu dari sekian ribu blog yang mampu memberikan manfaat untuk pembacanya sekaligus untuk pemiliknya.

Tips Ganti Domain Agar Tidak kehilangan Trafik

Cara yang saya lakukan di atas karena ketidaktahuan dan malas untuk membaca. Jadinya blog kehilangan trafik dan peringkat artikel langsung merosot semua. Untuk memperbaiki peringkat artikel lagi, akhirnya saya googling. Dan ternyata yang saya lakukan saat mengganti domain itu salah.

Harusnya saya menggunakan redirect 301 untuk mencegah hilangnya pengunjung blog sekaligus membawa backlink yang selama ini telah dibangun. Kan lumayan udah dapat backlink walau pakai domain baru. 

Baca juga : Alasan Ganti Domain Blog

Berikut ini tahapan untuk melakukan Redirect 301

  1. Siapkan domain baru. Sekarang banyak penyedia domain yang murah meriah. Untuk melakukan tahapan ini, silahkan beli dulu domainnya.
  2. Selanjutnya membuat blog baru menggunakan domain baru tadi
  3. Pastikan propagasi sudah selesai dan blog baru sudah bisa di buka. 
  4. Tahapan selanjutnya adalah membuka blog lama. Pilih setelan kemudian scroll ke bawah sampai menemukan Kelola Blog. Klik “cadangkan Konten” yang ada pada bagian bawahnya. Lalu klik “ Download”
  5. Setelah selesai mendownload pada blog lama, Buka blog Baru
  6. Buka “Setelan” lalu cari “impor Konten”, Biasanya ada di atas “cadangkan konten” yang kita buka sebelumnya. Lalu klik “Impor konten”
  7. Pada halaman berikutnya, akan ada notifikasi bawa akan langsung publish semua artikel dan halaman yang kita upload. Matikan atau geser ke posisi off. Lebih baik kita publish manual semua konten yang kita impor agar bisa menyesuaikan link artikel blog lama dengan link artikel blog baru. Jika sudah dimatikan, klik impor dan biarkan proses berjalan sampai selesai.
  8. Jika upload pada blog baru sudah selesai, langkah selanjutnya adalah membuka blog lama. Buka Tema dan edit melalui html. Kemudian Masukkan kode berikut ini tepat diatas </head>. Ini Kode nya : 
  9. <script type='text/javascript'> var d='<data:blog.url/>'; d=d.replace(/.*//[^/]*/, ''); location.href = 'https://www.namadomainku.com' + window.location.pathname; </script>
  10. Pastikan mengganti “https://www.namadomain.com" dengan nama domain blog kamu yang baru 
  11. Klik Simpan. Jika berhasil menyimpan tema, berarti proses sudah selesai. Langkah selanjutnya adalah mempublish semua artikel yang ada di blog baru. Sebelum publish, cek kembali Link artikel dan samakan dengan link yang ada pada blog lama.

Cara redirect 301 ini tidak akan membuat kita kehilangan trafik blog. Cara ini juga banyak digunakan oleh blogger untuk mendapatkan backlink. Dengan membeli domain yang sudah tidak aktif kemudian melakukan redirect 301 untuk mendapatkan banyak backlink secara cepat.

Bagaimana ? 

Tertarik untuk mencobanya ?

Saya rasa cukup sampai disini dulu postingan dampak ganti domain yang sebenarnya tidak perlu kita khawatirkan jika mengikuti tahapan ganti domain dengan benar. Dan cara ini bisa diterapkan untuk blog yang memakai platform blogger. Terima kasih sudah membaca sampai selesai

Posting Komentar untuk "Dampak Ganti Domain Blog | Sampai Sedih Lihat Blog Sendiri"